Stop Dreaming Start Action

Pada suatu kala Di Sebuah negeri antah berantah sebutlah Negeri Impian. Hiduplah seorang raja yang mempunyai dua orang putra yang kelak akan menjadi penerusnya. Sang raja yang telah berumur berharap putranya yang terbaik, yang akan meneruskan tugasnya mengabdi kepada rakyatnya yang sangat mencintai sang raja.

Putra pertama sang raja bernama pangeran Dreamer. Dia adalah seorang pangeran yang sangat tampan dan mempunyai mimpi dan cita-cita yang sangat tinggi dan mulia. Namun sayang karena merasa anak tertua dan yakin akan menjadi raja sang pangeran sangatlah malas. Dia selalu bangun ketika siang hari dan tidak pernah ikut latihan ilmu kanuragan maupun ilmu kenegaraan lainnya.

Dan putra Kedua yang bernama Pangeran Action. Seorang anak muda yang mempunyai visi dan misi yang jauh kedepan bahkan jauh melebihi umurnya saat ini. Dia selalu mempunyai target-target jelas yang selalu ia kejar dan gapai. Setiap tindakannya adalah belajar, bekerja dan bekerja keras yang cerdaz tentunya. Setiap hari-harinya ia lalui dengan semangat hati yang membara. Dan setiap rencana yang ia impikan ia wujudkan dalam hal yang nyata. Hal ini membuatnya sangat dikenal oleh rakyatnya. Perlahan namun pasti rakyatnya mulai mencintai sang pangeran. Dan selalu memperbincangkan perbuatan baiknya.

Dan pada suatu hari sang Raja ingin melihat perkembangan anaknya. Iapun memanggil keduanya untuk menghadap sang Baginda Raja.Setelah keduanya berkumpul. Merekapun ditanya satu persatu. Hai anakku Dreamer apa yang kau akan lakukan untuk negeri ini dan rakyatmu. Sang Dreamer dengan senyum bangga menjawab “ Baginda Raja yang mulia aku bermimpi rakyatku kelak semuanya kaya raya, pintar, dan bahagia”Lalu sang ayah bertanya lagi. “Apa yang telah kau lakukan untuk negerimu? Sang Pangeran Dreamerpun menjawab. “Aku sedang merencakannya ayah, aku telah mempersiapkan segala strategi terbaik dan cara-cara terbaik”

Lalu tibalah giliran sang Pangeran Action ditanya. “Apa yang akan kau lakukan untuk negerimu ini anakku?” sang pangeran dengan lembut menjawab “Semua pekerjaan ayahanda telah ananda lanjutkan, dan saat ini rakyat kita telah makmur karena mereka selalu sukses dalam bertani dan berdagang karena bantuan dari kita” Setelah perbincangan selesai. Sang Raja tersenyum bahagia dan pergi meninggalkan pendopo kerajaan.

Hingga saatnya pemilihan Raja Selanjutnya. Sang raja yang sudah tua tentu tidak ingin memberikan tahta kepada orang yang tidak tepat. Maka sang raja menyerahkan semua keputusan kepada semua rakyatnya. Dan tentu saja Sang Action lah yang kemudian terpilih menjadi sang Raja yang Bijaksana, Pintar dan Pekerja Keras. Lalu bagaimanakah nasib sang Dreamer? Ya tentu saja dia masih asyik bermimpi ingin membuat sebuah kerajaan baru. Namun ia sedikitpun tidak berbuat apa-apa. Karena saat ini ia sedang mabuk menyesali hidupnya yang sia-sia terbuai mimpi tanpa melakukan apapun.

Comments

  1. Cia...haha...gokil..bener juga ya..

    km kanak Tgr jg kah? Dmna rmh....kt kopdaran yook

    ReplyDelete
  2. Halo dyagnoz tepatnya aku berada di tanjung harapan village. Sebuah desa di kecamatan Sebulu.

    ReplyDelete

Post a Comment

Silahkan berkomentar..

Popular Posts